Komunitas ini didirikan oleh Famisa Yusuf, Richarrd Gozali dan Alvind Sintaries ketika memulai produksi film pendek berjudul "The Money Bag" pada tahun 2013. Sebagai inisiator, Famisa Yusuf mulai merekrut beberapa partisipan dari angkatan 2012 pada semester ganjil 2013.

Anggota meningkat menjadi tujuh orang, kemudian beberapa mahasiswa dari angkatan 2013 juga ikut bergabung. Agar komunitas ini menghasilkan sesuatu dari aktifitas belajar adegan berbahaya, seluruh anggota turut bergabung dan membantu Famisa Yusuf dalam pembuatan film pendek yang sekaligus menjadi Tugas Akhirnya. Filmnya berjudul "Resurrection".

Memasuki Masa OMB 2014, USF mendapatkan kesempatan untuk promosi di UKM expo. Meskipun bukan UKM, banyak peminat yang mendaftar. Dengan anggota baru, USF mulai produksi film pendek di luar tugas yang berjudul "Furious Job".

Di Masa OMB 2015, USF menapatkan kesempatan promosi dengan bentuk demo bela diri dan aksi berbahaya. Anggota baru, film baru. USF produksi film pendek yang berjudul "Residivis". Lambat laun, setelah USF unjuk gigi kembali di Maxima 2016, USF sudah beranggotakan sekitar 40 orang.

Visi USF adalah turut meramaikan dan menyukseskan perfilman laga di Indonesia.

Misi USF yaitu membantu mahasiswa UMN yang ingin membuat film action serta ikut serta casting film-film laga.

Makna dari logo USF, pada tulisan USF terdapat roll film, ini dimaksudkan bahwa USF bergerak di bidang produksi film. Tipografi USF sendiri memiliki ciri khas garang dengan gaya jenis Grunge.